Untuk apa status status sedih? Supaya diperhatikan dan dikasihani?
Untuk apa menyerah dan pergi? Supaya dicari dan dikejar?
Untuk apa mengungkapkan? Supaya dimengerti dan dimaklumi?
Pada siapa kau marah? Tidak ada yang peduli
- Iffah kepada Iffah
Dan biarkan gumam itu tertahan diujung lidah, tak terucapkan. Tapi jangan biarkan gumam itu tertahan di ujung jari, tak tertuliskan.
Saturday, December 29, 2018
Thursday, December 27, 2018
Tidak ada judul untuk kita, kita bukan siapa-siapa
Ada isyarat yang disembunyikan dalam tawa-tawa yang dipaksakan
Ada rindu pada jarak yang sengaja diciptakan
Ada perih di balik tawa masing-masing dengan yang lain
Ada kata "dia" yang sebenarnya bermakna "kamu"
Topeng-topeng yang dipasang
Untuk menutupi rasa yang tidak pada waktunya
Dinding-dinding beku yang dibangun
Untuk melindungi isi yang rapuh
Khawatir melekat selamanya menjadi bagian diri
Lupa akan sebab mengapa ia terpasang
Tapi dibuka pun untuk apa
Kita belum siap untuk saling menemukan
Kita berdiri saling memunggungi
Berjalan saling menjauhi
Tapi berharap bertemu di satu titik
Setelah mengelana keliling dunia
Ada rindu pada jarak yang sengaja diciptakan
Ada perih di balik tawa masing-masing dengan yang lain
Ada kata "dia" yang sebenarnya bermakna "kamu"
Topeng-topeng yang dipasang
Untuk menutupi rasa yang tidak pada waktunya
Dinding-dinding beku yang dibangun
Untuk melindungi isi yang rapuh
Khawatir melekat selamanya menjadi bagian diri
Lupa akan sebab mengapa ia terpasang
Tapi dibuka pun untuk apa
Kita belum siap untuk saling menemukan
Kita berdiri saling memunggungi
Berjalan saling menjauhi
Tapi berharap bertemu di satu titik
Setelah mengelana keliling dunia
Subscribe to:
Posts (Atom)