Showing posts with label rindu. Show all posts
Showing posts with label rindu. Show all posts

Friday, September 15, 2017

Malu-Malu Rindu

Pada denting rindu kesekian ini, akhirnya aku belajar sesuatu bernama ketenangan dan kelapangan hati.
Aku belajar bahwa waktu tidak hanya mampu menyembuhkan luka, tapi juga mampu meredam rindu.
Aku meyakini bahwa rindu bukanlah hutang yang sudah jatuh tempo. Bukan pula kebutuhan mendesak yang harus dipenuhi saat ini juga.
Kesabaran dan kedewasaan lah yang menyempurnakan keseluruhan kisah. Membungkus rindu jadi tidak lagi malu-malu. Pada akhirnya.

Saturday, February 25, 2017

Jeda

Bagaimanabiladiduniainitidakadayangnamanyajedayangmemisahkanantarkatayangmemisahkanantarpersona

Monday, January 11, 2016

Sebuah Hadiah

Aku punya hadiah untukmu
Kuperingatkan
Isinya aksara, banyak jumlahnya
Terangkai tapi rumit beruntai-untai
Terbaca tapi kamu harus temukan tafsirnya

Aku punya hadiah untukmu
Sesuatu yang tidak bisa kucerna, tubuhku menolaknya
Ada yang pernah bilang,
Memberi hadiah itu, sesuatu yang juga kita suka
Tapi ini,
Bukan aku tak suka, bukan
Jangan melirikku seperti itu

Aku punya hadiah untukmu
Sampai seribu paragraf kujelaskan, percuma
Kalau kamu tidak membutuhkannya

Kusederhanakan
Aku mencintaimu
Aku merindukanmu
Dalam resah yang menjelma bahagia
Dalam penantian, yang tetap menjadi penantian
Aku mengikut saja

Dari aku yang tidak ingin mengutuk kegelapan, tapi malang, aku tidak sanggup menyalakan bahkan sebuah lilin